Entah kenapa aku mau
mengikuti jalanmu..
Entah kenapa aku bersedia
ikut denganmu..
Entah kenapa aku merelakan
kau menggenggam tanganku..
Entah kenapa aku diam saat bibirmu menyentuh bibirku..
Aku terpedaya..
Aku terpesona..
Aku tak berdaya di hadapanmu..
Entah kenapa akal sehatku
tak berguna saat bersamamu..
Entah kenapa pikiranku tak
menurut padaku saat di sampingmu..
Begitu hebatkah dirimu??
Begitu kuatkah pesonamu??
Sampai aku tak menyadari apa
yang sebenarnya terjadi di antara kita..
Atau mungkin aku terlalu
bodoh untuk mengartikannya..
Terlalu naïf untuk
menyadarinya..
Entahlah..
Aku hanya mengikuti kata
hati saja..
Kata hati yang entah kenapa
menuruti semua yang kau ucapkan..
Kata hati yang begitu lugu
untuk menurutimu..
Kata hati yang tak kuasa
mengatakan tidak pada setiap tutur katamu..
19 Agustus 2014
*bersama sapuan angin pagi
yang berhembus mesra
Komentar
Posting Komentar